Gaet Penulis Naskah Wanita, DC Serius Garap ‘BATGIRL’

Bicara popularitas, pendapatan box office dan pujian kritikus, film-film superhero Marvel memang sukses besar. Bersama dengan Disney, Marvel berhasil menciptakan dunia Marvel Cinematic Universe (MCU) yang sudah dimulai sejak tahun 2008. Satu dekade berjalan, MCU sudah memiliki 18 film dengan budget pembuatan USD 3,4 miliar yang sukses meraih box office di seluruh dunia menembus USD 14,8 miliar!

 

Dibandingkan Marvel, DC memang cukup tertinggal. Menggaet Warner Bros untuk menciptakan dunia DC Extended Universe (DCEU), mereka baru memulainya di 2013. Lima tahun berjalan, DCEU baru memiliki lima judul film dengan budget USD 1 miliar dan pendapatan global USD 3,7 miliar. Tentu sangat jauh sekali pencapaian DC dan Marvel saat ini.

 

Rasa percaya diri DC muncul saat WONDER WOMAN (2017) dirilis. Berbudget USD 149 juta, film yang memasang Gal Gadot sebagai sang putri Amazon itu meraih USD 821,9 juta dari peredarannya di seluruh dunia. Bukan cuma sukses finansial, film yang diarahkan Patty Jenkins itu juga meraih banyak pujian. Membuktikan kalau film superhero perempuan bisa sukses, DC pun semakin serius menggarap BATGIRL.

 

Meskipun sempat ditinggal sutradara Joss Whedon yang merupakan otak di balik THE AVENGERS (2012) dan AVENGERS: AGE OF ULTRON (2015), BATGIRL sudah punya kendali naskah yang baru. Adalah Christina Hodson yang sudah menyatakan bergabung setelah kepergian Whedon dua bulan lalu. Perempuan yang menulis naskah film spinoff robot Transformers, BUMBLEBEE (2018) ini akan mengikuti jejak Jenkins sebagai perempuan yang dipilih DC untuk menggarap film-film mereka.

 

Film BATGIRL sendiri kabarnya akan menyorot kisah komiknya yang dirilis DC tahun 1967. Berbeda dengan serial TV Batman yang pernah menampilkan Batgirl dalam karakter Betty Kane, Batgirl yang masuk semesta DCEU ini akan mengambil identitas Barbara Gordon. Sekedar informasi, Barbara adalah putri dari komandan polisi James Gordon di kota Gotham yang merupakan salah satu sosok kepercayaan Bruce Wayne si Batman.

 

Hailee Steinfeld – ScarJo Dibidik Jadi Batgirl?

 

Di tengah proyek BATGIRL yang naskahnya masih digarap Hodson, pertanyaan mengenai siapakah bakal calon pemeran Barbara Gordon makin ramai dibicarakan. Salah satunya adalah bintang utama BUMBLEBEE, Hailee Steinfeld yang malu-malu mengakui ingin berperan sebagai Batgirl. Hal ini diungkapkan aktris film PITCH PERFECT 3 itu kepada MTV mengenai Batgirl yang jadi salah satu karakter impiannya.

 

Sebelum nama Steinfeld muncul, beberapa aktris lain yang santer dikaitkan adalah Lindsey Morgan, Charlize Theron hingga si Femme Fatale, Scarlett Johansson alias ScarJo. Cukup menarik jika ScarJo terlibat karena dirinya saat ini sudah lekat sebagai superhero Black Widow dalam MCU.Untuk Theron sendiri desas-desus menyebutkan jika dia sampai memaksa sang agen togel online dan tak peduli berapapun bayaran yang diterima.

 

DC Siap Angkut Banyak Superhero ke Film

 

Kendati dianggap gagal untuk proyek JUSTICE LEAGUE (2017), optimisme akan DCEU tak pernah pudar untuk mengangkut banyak superhero mereka ke layar lebar. Kualitas WONDER WOMAN membuat petinggi DC percaya bahwa mereka bisa menciptakan film superhero lebih baik daripada sang rival abadi, Marvel.

 

Bukan cuma itu saja, dua film solo proyek spinoffpasangan kriminal Harley Quinn dan Joker akan digarap serius secara sendiri-sendiri. Ke depannya, DCEU sudah memastikan akan merilis AQUAMAN (2018), SHAZAM! (2019), WONDER WOMAN 2 (2019), CYBORG (2020) dan GREEN LANTERN CORPS (2020).

Seorang Pria Tabrakkan Mobil ke Restoran Ramai di Jerman

Dibandingkan di Indonesia, kehidupan mancanegara memang memiliki potensi tindakan penyerangan yang lebih berat. Salah satunya baru saja terjadi kota Muenster, Jerman pada Sabtu (7/4). Kejadiannya sendiri adalah saat seorang pria yang mengendarai van, nekat menabrakkan mobilnya ke restoran Grosser Kiepenkerl yang ramai pengunjung, seperti dilansir AFP.

 

Tak main-main, karena aksi penabrakan itu, sedikitnya 30 orang terluka dan empat orang tewas termasuk sang sopir. Dari keterangan kepolisian Muenster, pelaku memilih bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. Saksi mata menjelaskan kalau kejadian itu terjadi saat mobil van melaju kencang menju Grosser Kiepenkerl. Sekedar informasi, restoran ini memang begitu populer di kalangan turis yang tengah berkunjung ke Muenster, salah satu kota tua di wilayah Jerman barat.

 

Serangan tabrak brutal ini sendiri seolah membuka memori tragedi penabrakan di Berlin, Jerman pada 19 Desember 2016. Saat itu pelakunya adalah Anis Amri, seorang pencari suaka asal Tunisia yang berhasil membajak sebuah truk dan membunuh sang supir. Amri dengan sangat berani memacu truk bursatogel itu dengan kecepatan penuh ke arah pasar yang ramai pengunjung sehingga membuat sekitar 12 orang tewas.

 

Pelaku Alami Sakit Jiwa

 

Dalam penyelidikan yang ada, kepolisian menegaskan jika aksi penabrakan ini tak ada hubungannya dengan teror ISIS. Herbert Reul selaku Menteri Dalam Negeri negara bagian Rhine-Westphalia menegaskan jika sang pelaku bukanlah imigran melainkan seorang individu tunggal sekaligus warga negara Jerman dengan nama Jens R yang ternyata mengalami masalah kejiwaan.

 

ZDF selaku lembaga siaran publik Jerman juga menyebutkan jika pelaku tak punya hubungan dengan gerakan sayap kanan. Dalam perkembangan penyelidikan, Spiegel Online menginformasikan jika Jens R tinggal di Muenster dan ditemukan senjata di flat yang dia huni. Sehari setelah kejadian itu yakni Minggu (8/4), Reul bersama Mendagri Horst Seehofer dan Armin Laschet selaku Perdana Menteri negara bagian Rhine-Westphalia melakukan kunjungan untuk memberikan penghormatan pada keluarga korban.

 

Hans-Joachim Kuhlisch selaku Kepala Polisi Muenster menjelaskan jika dia dan anak buahnya melakukan penyelidikan di empat apartemen Jens R. Terungkap jika pria berusia 48 tahun itu memiliki empat buah apartemen yakni dua di wilayah Jerman timur dan dua di Muenster. Senada dengan ucapan Reul, Kuhlisch juga memastikan kalau Jens R tidak memiliki motif politik atas aksinya karena hanya mempunyai permasalahan kejiwaan.Hanya saja para pejabat dan pihak berwenang belum membeberkan dengan jelas mengenai masalah kejiwaan yang dialami Jens R.

 

Maraton di Berlin Juga Diancam Teror

 

Sehari setelah aksi tabrakan brutal di Muenster, giliran warga Berlin yang mendadak terkejut. Karena pada hari Minggu (8/4) kemarin, kepolisian Jerman berhasil mengamankan empat orang pria di mana salah satunya berniat melakukan teror seranga pisau dalam acara semi maraton di Berlin. Berbeda dengan Jens R yang tak memiliki motif politik, empat pelaku yang diringkus kepolisian Berlin ternyata mempunyai kaitan dengan Amri.

 

Dari tangan para pelaku, kepolisian menyita dua buah pisau super tajam yang memang diasah untuk melakukan teror dalam kegiatan maraton. Menanggapi berbagai aksi serangan masal, Angela Merkel selaku Kanselir Jerman pun angkat bicara. Merkel tak menampik kalau dirinya begitu terguncang dengan kejadian di Muenster dan Berlin. Supaya mengurangi beban keluarga korban, Merkel berjanji untuk mendorong seluruh pihak agar segera mencari otak di balik serangan beruntun ini sekaligus membantu para korban.